Jumat, Januari 06, 2012

Taking Care of Your Back

Ternyata tulisan saya tentang "Renang dan HNP" cukup banyak mendapat respons. Secara epidemiologis, penderita HNP memang cukup banyak yakni 3 dari 5 orang di dunia menderita nyeri tulang belakang dengan penyebab macam-macam dan salah satunya HNP.
Rata-rata yang berkunjung ke blog saya, bertanya tentang bagaimana saya bisa melewati masa akut dan kembali beraktivitas tanpa harus operasi.
Tentang renang sudah pernah saya ulas, meski tidak cukup detail. Lain kali saya akan coba mengulas agar para HNPers bisa tahu gaya renang apa yang paling baik untuk penderita HNP.
Kali ini saya ingin share gerakan-gerakan yang dianjurkan untuk penderita HNP serta cara-cara menjaga tulang belakang kita. Mungkin bisa berguna untuk kita semua.
SELAMAT MENCOBA !


5 komentar:

Anonim mengatakan...

Mba Maria ytc, salam kenal,
dapatkah saya memperoleh gambar yg mba posting kan dlm bentuk print out? bgm cara nya. Sesuatu banget buat saya, mbak.. tks..

Maria Niniek mengatakan...

Salam kenal, gambar bisa diambil dgn cara mengklik kanan gbr lalu di save utk selanjutnya di print.
Gerakan gerakan tsb memang bermanfaat banget. Selamat mencoba !

Vilasa Cake and Cookies mengatakan...

wah, bu dokter, masih ingat saya (pernah koment di blog budokter)...terima kasih atas sharing gambarnya...sangat membantu, bulan maret 2012 nanti, genap 1 tahun celebration my L5-S1 HNP...walaupun sekarang kelihatannya mulai merambat naik keatas, T dan C, saya belum MRI lagi sih...tapi untuk keluhan T dan C (meski kata terapis ini bukan HNP, cuman hipertrofi otot aja) saya menjalani fisioterapi 1 bulan sekali saja (kalau lagi mens) plus tetap setia berenang gaya bebas dan gaya katak 3x/minggu...gak nyangka saya yg gak bisa berenang dalam waktu 1 tahun sudah bisa 2 gaya...hehe semua berkat HNP...Puji Tuhan juga saya akhirnya ketemu sama terapis yang sangat paham masalah HNP, jadi sekali terapi sudah langsung ada efeknya.Di tunggu ulasan berenangnya mbak niniek...

Maria Niniek mengatakan...

Wah..senang sekali mendengar Anda sudah bisa renang dengan 2 gaya. Ternyata HNP jadi blessing in disguise ya..hehe
Selamat deh..dan ttap semangat ya...
Kesembuhan sikap mental dan pikiran kita akan menyembuhkan HNP kita..Yakin lah..! Tuhan berkati ya

Vilasa Cake and Cookies mengatakan...

mbak niniek, saya mau nanya nih... minggu ini saya diajak ke Malaysia sama Tante untuk disuntik/non operasi, saya sempat bilang kalau cuman disuntik juga ada banyak dokter di Sby dan Jkt yang bisa,ngapain jauh-jauh ke Malaysia, kalau cuman disuntik, khan juga harus diulang, bukan sekali suntik aja, ntar bisa abses sahut saya. Saya bilang itu paling cuman dikasih kortikosteroid, katanya bukan kok ini teknologi baru,wah saya sempat muter2 cari di internet emang ada yah teknologi baru,tapi gak nemu juga,saya berprofesi sbg apoteker jadi agak nyambung2 dikit...
Tante saya juga kena HNP di area L dan T, yang sudah dioperasi 15 thn yg lalu (Mount Elisabeth) adl daerah L. Nah, terakhir ini mengeluh didaerah T yang sakit. Meski dipaksa ikut, saya tetap kekeh tidak mau ikut, dengan dalih kalau sampai kena malpraktek di Malaysia, urus pulang ke Indonya susah,duitnya ntar habis banyak. Dan saya sudah merasa cukup nyaman dengan berenang,dalam arti apabila kumat hanya dengan bedrest 1-3 jam saja saya bisa kembali normal. Kalau tanpa berenang, bisa kembali normal kalau bedrest 1 bulan...bedanya drastis...
Nah, kebetulan pagi ini dapat sms dari Tante yg sedang periksa di Malaysia, ada satu yang aneh menurut saya, kata dokter Tante saya ini sudah tidak memungkinkan untuk dioperasi, jadi hanya di suntik kortikosteroid dan pelumas saja.
Pertanyaan saya: Bukankah operasi itu jalan terakhir yah (fisio gagal, suntik gagal)? dan kapan pasien HNP di vonis tidak memungkinkan untuk operasi? Apakah ini hanya dalih saja dari si dokter Malay? Padahal kondisi tante saya masih bisa jalan dan beraktivitas, cuman kerasa nyeri aja. Sepertinya belum ada kauda ekuina...
Mohon pencerahannya mbak niniek...Tku