Kamis, Agustus 06, 2009

Ngekos di Usia Tua

Benar...seumur-umur saya belum pernah ngekos. Lahir dan besar di Medan, tepatnya di Kampung Baru, lalu kuliah juga di Medan membuat saya tidak pernah merasakan tinggal di kos-kosan. Tetapi ternyata di usia "beyond forty" saya harus merasakan hidup ngekos, di Jakarta pula.Eeeitss..jangan mikir macam-macam dulu, saya ngekos bukan karena lari dari rumah lho..hehe..
Saya ngekos karena menemani Tita anak gadis ku yang mengambil keputusan untuk tinggal jauh dari saya. "Tita nggak mau seperti Mami yang terus di Medan. Tita nggak mau di bawah ketiak Mami terus", begitu alasannya.
Bagus lah Nak..

Jadi lah dia yang diterima di BINUS University berangkat ke Jakarta. Untuk menemani dia saya meninggalkan kantor dan praktek selama 2 minggu. Beberapa teman ada yang pro dengan keputusan saya ini, tapi ada juga yang kontra. Tapi saya pikir peduli amat, masing-masing punya cara sendiri.
Hari ini sudah 12 hari saya ngekos bersama Tita. Tempat kos nya di daerah Kebun Jeruk Batu Sari. Kamar kosnya berukuran 2x3 meter, dengan 1 tempat tidur, 1 lemari pakaian, dan 1 meja belajar.

Hari-hari pertama di kos an, terasa lucu buat saya maupun Tita. Tita terbiasa bicara keras-keras, "Aku kan orang Batak" begitu alasannya. Jadi di kos-kosan saya minta dia kecilkan suaranya, "Nanti dikira orang kita berantem Tita" kata saya.
Tapi seminggu pertama di kos, dikamar ukuran 2x3 ini, kami memang berantem. Kalau di rumah kami di Kampung Baru, kalau saya merepet, Tita masuk kamarnya. Tapi di kos-kosan ini, yang sebenarnya kamar dia yah dia mau kemana lagi. Lah saya, mau ke mana juga supaya marah saya nggak makin memuncak, wong nggak tahu jalan di Jakarta ini..hehe. Akhirnya kami hanya punggung-punggungan sambil berdiam diri.
Hanya sekali saya nekad keluar dengan angkot saat sedang marah, yakni ke pasar dekat kos-kosan. Niatnya habis dari pasar mau ke Plaza Senayan, tapi lagi-lagi bingung. Akhirnya balik lagi ke kos-kosan, kebetulan sudah tahu nomor angkot untuk balik ke kos. Whualah...
Mungkin dalam hati Tita sudah tahu kalau mamanya ini "omdo" omong doang, gayanya aja mau pergi jauh-jauh, akhirnya kembali juga...hihihi..

Sudah 4 hari Tita mulai ke kampus untuk POSMA, berseragam putih hitam, bawa termos air, kotak makan untuk diisi bekal makan siangnya. Setelah dia pergi saya sendiri di kamar kos, bolak-balik menyapu kamar kos, beresin lemari. Kalau ada yang mengajak jalan dan ketemuan, wah senangnya...hehe.
Hari ini saya ke warnet, buka email dan kemudian lahirlah tulisan ini.

Enak juga ya jadi anak kos...!

0 komentar: