Senin, April 23, 2012

Cerita Epik Masa Kecil

Kemarin sore, HBO menayangkan kembali film "The Last of The Mohicans", film epic tentang pertempuran antara suku Indian Amerika dengan Perancis (1757) yang di release pada tahun 1992.
Dulu, semasa SD film-film tentang suku Indian Amrika yang berkulit merah ini banyak ditayangkan di televisi dan selalu menjadi tontonan favorit kami. Salah satu adalah film Daniel Boone yang bercerita tentang petualangan Kolonel Daniel Boone, seorang tokoh terkenal pada perang Revolusi Amerika dari Kentucky, Amerika.
Begitu juga cerita-cerita tentang Suku Indian seperti Jeronimo atau buku-buku klasik yang ditulis beberapa penulis Amerika terkenal seperti Harriet Beecher Stowe (Uncle Tom's Cabin) selalu menjadi bacaan yang menarik bagi kami.

Terpengaruh oleh cerita epik penduduk asli Amerika itu, kami anak-anak kompleks dulu sering bermain perang-perangan ala Indian.
Kalau sudah libur sekolah, permainan ini selalu menjadi permainan yang ditunggu-tunggu.
Sebagai anak perempuan satu-satu nya di rumah, serta bertetangga dengan keluarga yang memiliki 4 anak lelaki, membuat saya meenjadi satu-satu nya anak perempuan yang ikut dalam permainan itu.
Karena itu saya selalu menjadi "perempuan tawanan" yang harus diselamatkan.
Lucu ..kalau mengingat cara kami bermain.

Mempunyai ayah yang bekas pramuka juga menambah seru permainan kami.
Ayah kami sampai menjahit tenda yang lumayan besar untuk ukuran kami saat itu.
Tenda ini lah menjadi arena permainan kami
Kalau tidak sedang bermain indian-indianan, tenda itu pun sering kami pakai untuk kamping di halaman belakang rumah yang luas.

Kembali ke soal permainan indian-indian ini, biasanya kami menyediakan ranting kayu untuk dijadikan busur panah atau untuk api unggun. Untuk bulu ayam penghias kepala, biasa kami ambil dari kemoching (bulu ayam pembersih debu) atau dari bulu ayam hasil potongan ayam.
Permainan selalu dibagi dalam 2 kelompok, ada kelompok koboi (cowboy maksudnya) dan kelompok orang indian.
Saya selalu jadi perempuan yang diculik kaum Indian dan akan dibebaskan oleh kelompok koboi.
Pokoknya seru lah...
Belum lagi dengan suara-suara teriakan kaum Indian sambil mengitari api unggun, tak lupa dengan acara kirim kabar lewat asap.
Kalau sudah bermain indian-indian an kami bisa lupa waktu. Kembali ke rumah, saat maghrib dengan tubuh bau asap bercampur keringat.
Kenangan yang sungguh membuat kami semua tertawa jika menceritakannya kembali.
Dan ini lah yang saya kenang kemarin saat saya menonton film "The Last of The Mohicans" .

Tidak ada komentar: